Kamis, 23 Mei 2013

About First Love "Chapter 4"

Semakin hari Yudha dan Tiara makin romantic tiap hari Yudha selalu mengantar Tiara ke kelasnya. Aku hanya bias sabar melihat mereke, aku gk boleh egois sama diriku sendiri. Kalau kata orang-orang tuh, “cinta gk harus memiliki, apabila kita emang bener-bener sayang sama dia biarlah dia bahagia, dan jangan buat dia sedih” iya emang bener tuh kata-kata. Sikap Yudha ke aku sekarang jadi agak jauh, gak tau kenapa dia mulai menjauhiku. Apa ada yang bilang ke Yudha kalau aku menyukainya?. Akkhh,,, ini membuatku stresss.. Aku mencoba bersikap tegar, dan bersikap biasa pada Yudha seolah-olah tidak terjadi apa-apa dengan perasa’anku. Karna kejadian ini aku menjadi lebih mengerti, mengerti tentang Cinta. “Jika benar-benar menyayangi seseorang yang kita cintai, sepenuhnya cinta ini berikanlah kepadanya dirinya”. Seiring berjalannya waktu, semakin hari aku semakin mengerti arti Cinta sesunguhnya. Mungkin saat ini bukan aku yang di pilih Yudha buat jadi kekasihnya.  Tapi aku percaya Cinta Sejati itu ada. 

“Na, liburan Minggu depan kamu mau kemana?” 
“Nggak tau Shyt, aku belum punya planning kemana-mana !”
“emm,, gimana kalau liburan bareng aku aja sama Gilang dan Dion”
“emang mau liburan kemana?”
“3 hari liburan ke Bali, nanti nginep di rumah kakakku kebetulan dia lagi ngikut suaminya nyelesaiin kerrjanya di luar kota”
“owh, gitu ta? Okelah aku mau”
“sip.. sip jadi kita ber-4 ya? Aku, kamu, Dion sama Gilang”
“Dion sama Gilang udah tau soal ini?”
“iyah mereka juga mau kok”
“wah bakalan seru nih kalau ada mereka berdua”
“iya dongg….”
“hehehehehe….”
Tanpa Yudha saat ini aku harus mulai bisa terseyum gk sedih-sedihan lagi. Toh dia juga udah bahagia dengan Tiara kekasihnya. Liburan pun datang, ternyata selama seminggu sekolah akan libur, dan tiga hari aku buat untuk liburan bersama Shyta, Dion, dan Gilang ke Bali. Seumur-umur aku belum pernah ke Bali. Sekarang waktunya “packing” barang-barang yang mau di bawa liburan. Oke udah lengkap semua, sekarang aku mau istirahat biar besok saat pelajaran nggak kecapek’an. Nada dering lagu ‘Baby ! Baby ! Baby_JKT48 berdering itu berarti ada telfon dari ponselku. Setelah aku lihat ternyata Dion menelfonku. Dion mengajakku berangkat bareng ke rumah Shyta. Okelah aku mau dari pada berangkat sendiri kan boring juga, akhirnya aku trima ajakan Dion. Jam menunjukakan tepat pukul 07.00 WIB, Dion belum juga datang menjemputku, tapi tak lama kemudian dia muncul “dari mana aja?” tanyaku. “sorry Na, aku tadi ke rumah tanteku dulu buat ngambil cameraku yang habis di pinjam sama anaknya” jawab Dion. “okelah, klo begitu kita langsung aja yuk ke rumah Shyta” sahutku. Sampai di rumah Shyta kita semua bergegas masuk ke mobil keluarga Shyta untuk pergi ke Bandara. Sampai di bandara kita masih sebentar nunggu jadwal keberangkatan pesawat ke Bali. Setelah selesai nunggu, akhirnya pesawat untuk penerbangan ke Bali akan segera berangkat. Kami mulai bersiap-siap menuju pesawat tersebut. Di dalam pesawat kita hanya ndengerin lagu, music kesukaan masing-masing dari kita. Tak lama kemudian kita tertidur, dan gk kerasa ternyata pesawat yang kita naiki akan segela mendarat. Akhirnya sampai juga di Bali. Rasanya seneng banget liburan sama sahabat-sahabatku. Coba Yudha juga ikut di liburan kali ini. Ahhh.. gila banget aku masih mikirin dia aja !!!
“Sini Na, kopermu biar aku bawain aja kan berat tuh”
“Jangan Dion, ini kan emang punya ku, ini bawaanku semua, gak usah gpp kok”
“emm,, ya udahlah”
“iya, lagian Nuna kan punya tangan dan kaki dia juga masih bias bawa koperya sendiri (ucap Shyta sinis)
“emm,, mending abis ini kita ke pantai Kuta yuk?? Gil, Shyt, Dion..”
“hmm,, bener tuh kata Nuna” (sahut Gilang)

Sampai di Kuta kita melepas penat semua yang kita pikirkan di sekolah, rumah dan pergaulan. Disan kita seneng-seneng, renang, gurau, dll. Aku dan Shyta hanya duduk sambil berjemur di bawah teriknya sang surya, tapi masih di tutupi sama paying sih.. hehehe J sedangakan Dion dan Gilang asik berselancar oleh ombakan pantai. Sampai pada akhirnya aku dan shyta yang hanya duduk di atas pasir sambil melihat-liat orang-orang yang asik bermain di pantai, tak kusangka mata ini melihat seorang pemuda yang lagaknya, gayanya mirip sama Yudha kalau dari belakang. Ku terus melihat pemuda itu, dan akhirnya pemuda itu menoleh kebelakang dan ternyata, benar itu emang seorang Yudha Bramansyah. Aku kaget sama siapa dia liburan kesini, jangan bilang kalau liburan berdua dengan Tiara pacarnya. Ampun deh,, kemana-mana kok di hantui sama Yudha sih.

Dion dan Gilang sudah selesai dan merasa puas dengan selancarnya, katanya.
“oke nggak gaya ku tadi?” (dengan lagak sok sombong Dion menanyakan kepadku)
“emm.. keren sih, tapi cuman biasa nggak pakek banget, hehehe paece”
“Dion, kamu tuh tadi main selancarnya keren banget lagi, emang Nuna nya aja yang gk ngelihat kamu” (sahut Shyta)
“lhoo.. emang nya kamu tadi lihat aku selancar?”
“iya dongg”
“hehe, keren? Makasih lho ya”
“okeoke,, masama”
Setelah dari pantai Kuta kita semua kelaparan, dan berniat buat makan di salah satu Restoran di Bali. Dion dan Gilang sangking laparnya mereka sampai gk mau tau apapun, padahal aku dan Shyta lagi mikirin Yudha tadi yang ada di Kuta. Emm.. gapapa lah mungkin entar aja aku sama Shyta memikirkan hal ini di rumah kakaknya Shyta yang kita tinggali untuk 3 hari kedepan. Sampai di rumah aku langsung mandi dan beristirahat. “Shyt, Dion tadi sama siapa ya kesini?” tanyaku. “gatau juga, mungkin sama keluarganya kan tadi kita ngelihat Yudha sendirian aja gk sama Tiara” jawab Shyta. “oh iya mungkin” sahutku. Emm.. rencana buat besok gak tau mau kemana, mungkin liat-liat tempat wisata yang unik-unik di Bali.
Keesokan harinya aku dan teman-teman memutuskan buat jalan-jalan menjelajahi daerah Bali, sempat melihat tarian Bali, upacara adat orang Bali, dll. Seneng banget, rasanya udah hilang deh rasa ke gundahanku. Seharian main keluar yang bikin capek sekaligus menyenangkan. Saat aku duduk di teras dan melihat-lihat indahnya malam di Bali tak kusangka Yudha lewat depan rumah dan aku langsung bergegas ke depan ternyata Yudha tinggal sebelahan sama rumah kakaknya Shyta. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar