Kamis, 23 Mei 2013

About First Love "Chapter 5"

Sempat ku menyapanya “hay Yud” sapaanku. “iya, lho kamu liburan disini Na?” tanya Yudha kaget. “iya, aku sama temen-temen liburan disini selama 3 hari kemarin” sahutku. “emmm.. sama siapa aja?” tanya Yudha. “sama Shyta, Dion dan Gilang” sahutku. “owh,, kapan pulang ke Jawa?” tanya Yudha kembali. “mungkin besok, soalnya kita semua ijin libulannya Cuma 3 hari aja” sahutku. “lho.. sama besok aku juga mau balik ke Jawa” kata Yudha. “udah malam Yud, aku ke dalam dulu ya?”. “iya, selamat malam Na, semoga mimpi indah.. hehehe” ucapan Yudha sambil tersenyum manis padaku.
            Kurasa rasa itu datang kembali padaku, tapi entahlah seiiring berjalanya waktu aku pun tak tau apa yang akan terjadi untuk kedepannya. Hmmm… mendingan sekarang tidur dan besok pulang.. horeee.. ^o^. Pagi-pagi ku terbangun dan langsung mandi. Shyta, Dion dan Gilang belum terbangun dari tempat tidurnya masing-masing. Dan sebenarnya aku mau ngasih tau pada mereka kalau Yudha hari ini ingin pulang bareng sama kita. “Shyta… ayo bangun shyt..” lalu aku bergegas ke kamar Dion dan Gilang. “tokk took tokk… Dion Gilang  bangun,, hari ini kita pulang, !!“ haahhhhh,,,, semua sudah ku bangunin, dan akhirnya mereka bangun juga.  “Kalian semua cepat mandi dan langsung kita sarapan bareng-bareng, karna aku mau ngasih kabar buat kali semua” kataku. “iya.. iya.. Nuna manis” rayu Gilang. Mereka sudah berkumpul di tempat makan. Kita mulai sarapan terakhir hari ini di Bali dengan suasana sunyi dan terdengan suara bunyi ombak.

“guys.. Yudha Bramansyah kan lagi liburan kesini, dan ternyata dia tuh nginep di sebelah rumah ini” kataku.
“hahhh.. beneran Na?” sahut Shyta.
“owh itu,, aku sama Gilang kemarin juga udah tau kok” kata Dion.
“lho kamu udah tau ternyata? Kok gk ngasih tau ke kita sih?” sahutku.
“emangnya penting!! Enggak kan??”
“iya iya.. gak penting kok”
“terus kabar apa lagi Na?”
“kemarin malem aku sama Yudha habis ngobrol di depan teras, dan Yudha pengen pulang bareng kita-kita guys.. gak papa ta?“
“okelah.. kenapa enggak? Kan lebih enak rame-rame pulangya tambah seru”
“yaudah ok kita siap-siap berangkat yuk”
“siap”

Kita semua udah siap mau berangkat ke bandara, tak lama kemudian Yudha datang. Dan kita pun berangkat bersama-sama ke bandara. Ketika ada perintah untuk segera menuju pesawat kita langsung buru-buru naik ke pesawat tersebut. Saat itu kebetulan aku duduk di samping Yudha, gak nyangka sih bisa sedeket ini sama Yudha. Yudha capek dan selama perjalanan dia gunakan untuk tidur, saat dia telelap aku melihat raut wajah Yudha begitu terpesona ku melihatnya, wajahmu mengalihkan duniaku Yudh.. ahh alay !!
Andai kau tau tentang perasaanku ini Yudha, entah apa yang akan aku perbuat jika kau mengerti itu semua. Perjalanan masih kurang setengah jam, aku gk bias tidur yasudahlah dengerin music sajalah. Rupanya pesawat udah mulai mendarat, Yudha yang duduk di sampingku masih saja tidur aku mencoba membangunkannya. “hey Yudh, ayo bangun pesawatnya udah mulai mendarat nih” ucapku. Yudha langsung bangun dan kaget. “iya Na aku bangun” sahut Yudha. “emm, oh iya” sahutku. Kita semua turun dari pesawat dan langung menuju taxi buat kembali pulang ke rumah masing-masing. Emmm.. capek banget, kalau udah nyampe rumah aku langsung istirahat. Liburan masih kurang 3 hari, mungkin akan aku habiskan di rumah aja, kalau gak ada yang ngajakin ke tempat wisata / mall-mall yang ada di Surabaya. Hari kelima liburan gk ada yang ngajak keluar, yaudahlah seharian di rumah ada menghabiskan waktu di kamar sambil online hehehe J seharian yang kulakukan hanya makan, males-malesan bergelut dengan laptop buat online facebook, twitter, game online, sama belanja online. Ckckckck… dan gk kerasa udah sore. “nuna ayo mandi, ngapain aja seharian di dalam kamar itu?” teriak mama. Haduhh mama mengganggu saja. Okelah aku akan mandi.
“iya mama, Nuna mandi”
“keluar kamar cuma buat makan aja”
“terus ngapain lagi ma??”
“yah ke taman kek,,”
“emang di taman ada apa ma?”
“tamannya kotor, ayo ikut mbersihkan sama mbok marinih”
“sama Nuna ma? Emang tukang kebunnya kemana?”
“pak Budi lagi libur kerja, anaknya yang di kampung lagi sakit”
“owh,, kapan ma? Sekarang? Ayo deh”
“yaudah ayo!”

            Dan akhirnya sore itu aku bantu mama sama mbok nih buat mbersikan taman belakang rumah yang sedikit kotor itu. Gak lama sih dan aku pun langsung mandi. Umm.. dah wangi. Tak lama kemudian Papa datang dari kerja, entah ada angin apa, papa gk istirahat dulu langsung mau ngajak keluar buat makan malam sekeluarga. Horee,, asik asik, kesenangan salah satu di hidupku adalah ketika ngumpul-ngumpul bareng sama keluarga. Tapi sayang,, kakak gak ada dia lagi ngelanjutin study nya ke ITB yang ada di Bandung. Jadi malam ini hanya aku, mama sama papa yang ada. Setelah sholat maghrib kita langsung pergi nyari restoran buat makan malam. Nah udah nyampe restoran yang di tuju kita semua keluar dari mobil. Ahh senengnya makan di luar sama keluarga J
            Papa langsung ngajak masuk ke dalam restoran, dari kejauhan papa di panggil oleh seorang laki-laki yang seumuran sama papa beserta keluarganya. Kita lalu menghampiri mereka, dan ternyata itu keluarga Yudha.. Oh My God ! kok kebetulan gini. Ada apa ini ??
Aku, papa sama mama di persilahkan gabung bersama mereka. Sambil nunggu makanan datang papa memperkenalkan aku sama mama ke keluarganya Yudha. Mereka semua gk tau kalau sejujurnya aku sama Yudha udah saling kenal. “Pa, kalau yang cowok itu Nuna udah kenal, Yudha itu temen sekelas Nuna” ucapku. “Lho yang benar saja, kok kebetulan sekali sayang” kata papa. “emm berarti kita bias njodohkan mereka dong jeng” rayu mama Yudha. “iya yah jeng” sahut mamaku. “ahh ada-ada saja mama ini, kita kan masih sekolah” sahutku. “iya tante aku juga mau kuliah mau kerja buat mbahagiakan papa sama mama” ucap Yudha. “iya anak-anakku, semoga kalian jadi kebanggaan kita semua” kata mama. “aminn” ucap bersama-sama.
Nah makanan udah datang,, waktunya untuk makan malam. Kami semua langsung menyantap makanan makan malam tersebut. “alhamdulillah kenyang” kata Yudha. “iiya makanannya enak yah pa, Na?” kata mama. “iya makasih Pak Toni udah ngundang kita dalam acara makan malam kali ini” kata papa. “iya pak surya, sama-sama saya juga seneng ternyata anak-anak kita udah saling kenal jadi udah akrab deh” ucap papa Yudha. “emm,, kapan-kapan ngadain makan malam bersama lagi yuk jeng” ucap mama Yudha. “iya jeng, boleh-boleh” sahut mamaku. Setelah ngobrol, makan, bercanda-candaan bersama kita pulang. Sampai di rumah aku capek dan langsung tidur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar